Tentang Blog Ini

Assalaamu ‘alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.

Blog ini sebagian besar berisi kumpulan artikel-artikel dari penulis-penulis yang mendakwahkan manhaj salaf, sedangkan kami sebagai admin hanyalah seorang yang fakir ilmu, yang sangat mengharapkan ampunan dari Allah ‘azza wa jalla.

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah  ditanya : “Apakah berdakwah kepada Allah itu wajib atas setiap muslim dan muslimah, ataukah hanya terbatas pada para ulama dan penuntut ilmu (syar’i) saja ? Dan bolehkah seorang awam berdakwah kepada Allah ?”

Jawaban beliau rahimahullah :
Apabila seseorang berada di atas bashirah (pengetahuan yang benar dan jelas) terhadap apa yang ia akan dakwahkan, maka tidak ada perbedaan antara seorang alim yang besar dan dihormati atau seorang penuntut ilmu yang tekun atau seorang awam. Namun ia harus mengetahui masalah (yang ia dakwahkan) dengan ilmu yang meyakinkan. Sebab Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Sampaikanlah dariku walaupun satu ayat” [Potongan dari hadits yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari no. 3461 dari hadits Abdullah Ibn Umar Radhiyallahu ‘anhuma]

Dan seorang da’i tidak dipersyaratkan harus sampai pada derajat/kadar yang tinggi dalam hal ilmu. Akan tetapi dipersyaratkan ia harus mengetahui apa yang dia dakwahkan. Adapun jika ia menjalankan dakwah atas dasar kebodohan dan perasaan yang ia miliki, maka hal ini tidak boleh.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda ,
“Demi Allah, Allah memberi petunjuk kepada seseorang lantaran engkau, adalah lebih baik bagimu daripada engkau memiliki unta merah.” [Shahih HR. Al-Bukhari dalam Al-Jihad (2942), Muslim dalam Fadha’ilus shahabah (2406)].
“Semoga Allah memperindah seseorang yang mendengar perkataanku, lalu menjaga, menghafal dan menyampaikannya. Karena bisa jadi orang yang membawa pengetahuan tidak lebih faham dari orang yang disampaikan”. [Hadits riwayat Abu Dawud, Tirmidzi (dan beliau menshahihkannya) dan Ibnu Hibban dalam shahihnya]

Isi blog ini hampir sebagian besar bukanlah karya ilmiyah hasil tulisan Admin sendiri. Namun saya hanya mengkompilasinya saja dari berbagai sumber yang terpercaya manhajnya -insya Allah-  yang saya himpun menjadi satu di blog ini, yang mana saya  mengharapkan keridhoan Allah subhanahu wa ta’ala atas usaha ini, agar kumpulan himpunan artikel-artikel ini dapat diambil manfaatnya oleh para pembaca, dan juga demi percepatan dari penyebaran dakwah salafiyah dan ilmu itu sendiri [1]. Kemudian, saya juga mengharapkan kerelaan sekaligus pemberian maaf dari para pemilik artikel yang saya salin, karena boleh jadi saya –secara sengaja atau tidak– belum meminta ijin untuk menyalinnya.

1. Latar Belakang Pembuatan Blog SyababPetarukan

Saat itu, penulis sama sekali belum terbetik untuk ikut serta meramaikan dakwah via tulisan di dunia maya. Karena rencana awal pendirian blog ini untuk mengelola bisnis online. Akan tetapi, keinginan hati untuk tidak terjun terlalu dalam kepada masalah duniawi –sekalipun hal ini halal– dan dilalaikan karenanya dari akhirat, menjadikan blog gratisan ini kami tujukan untuk menulis ulang mayoritas artikel-artikel Diniyyah saja.

  • Mengapa Syababpetarukan?

Admin terinspirasi dengan nama blog Albamalanjy, milik seorang ikhwah yang sama-sama berasal dari Pemalang, maka dipilihlah nama Petarukan [nama kecamatan, tempat saya berasal. Jika memakai nama desa –Kendalrejo–, khawatir blog Islami pribadi ini gak laku, hihi. Tapi tetap aja dengan nama Syababpetarukan, diliat masih berasa asing di telinga] sebagai pilihan pertama nama blog ini. Tapi entah kenapa, pihak wordpress tidak menyetujuinya saat itu —mungkin karena sudah dipakai oleh pihak lain ngkali–. Maka ditambahlah kata “Syabab” di depan nama “Petarukan”.

Kemudian selanjutnya, blog ini mengalami perubahan nama header beberapa kali, dari syababpetarukan, Indahnya Ajaran Islam —yang nama ini kami rasa terlalu panjang, dan mewakili amanah besar atas nama Islam— dan yang terakhir: Mutiara Sunnahsemoga Allah menolong Admin agar menjadikan blog ini benar-benar membawa misi dakwah Sunnah, atau minimal mendekati hal itu, aaamiin–. Selanjutnya, karena pemakai nama Muriara Sunnah sudah sangat banyak , Admin mempertimbangkan kembali nama tersebut untuk blog ini.  Maka, Admin memutuskan untuk kembali memakai nama dari akun yang terdaftar di wordpress. Baarakallaahu fiikum

  • Blog Ini Tidak Terkait Sedikitpun Dengan Terorisme
Ketika awal-awal saya coba untuk mencari blog ini via google dengan kata cari “syabab”, betapa kagetnya ketika google mengarahkan pembaca pada situs-situs milik syabab takfiri!! –saya berlepas diri dari apa yang mereka perbuat–, terutama mengenai pemberitaan kematian rojul bernama Dulmatin yang sama-sama satu kecamatan!! Padahal mendukung mereka pun tidak, apalagi sampai menyebarkan berita-berita mereka?!
Beginilah resiko punya nama blog yang gak populer, hehe. Tapi kami berharap semoga Allah tetap meluruskan niat dan amal Admin agar selalu pada jalan yang diridhoi-Nya, dan memberikan manfaat yang besar bagi dakwah Islam dan Sunnah, bagi Admin, dan pembaca semuanya, aamiin…

2. Metode Penulisan

Pada umumnya, tulisan yang disalin dari milik website lain, saya sertakan url-nya, baik dalam bentuk link/tautan maupun hanya menampilkan url-nya saja. Kadang apabila tulisan yang saya salin, saya anggap shohih manhajnya, maka akan saya usahakan blognya tertaut di bawah artikel yang saya salin. Adapun bila saya belum mengenal manhaj penulis, cukup saya sertakan url sumber tanpa mengaktifkan link-nya. Tapi tidak semuanya berlaku seperti itu.

Silakan artikel yang ada di blog ini Anda copy-paste dengan tetap menjaga amanat ilmiah, yaitu dengan menyertakan url dari artikel yang Anda salin –dan lebih utama menautkan link www.syababpetarukan.wordpress.com–. Akan tetapi apabila artikel yang hendak disalin juga berasal dari sumber lain, maka saya persilakan menyertakan url dari sumber pertama tersebut dan mencantumkan www.syababpetarukan.wordpress.com sebagai perantara.

Barakallahu fiikum.

Wassalaamu ‘alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.

Artikel Terkait

————-

[1] http://www.abuayaz.co.cc/

Iklan
%d blogger menyukai ini: