Beranda > Motivasi dan Peringatan > Sebab-Sebab Lembutnya Hati

Sebab-Sebab Lembutnya Hati

Hati  seorang mu’min adalah laksana badan terkadang sehat dan terkadang sakit. Seorang  mu’min hendaknya mengetahui kondisi hatinya dan terapi untuk mengobatinya ketika sakit. Hati hendaknya lebih diperioritaskan untuk diperhatikan dibandingkan jasad, walaupun jasad sehat dan kuat manakala hati sakit tidak mampu untuk melakukan ibadah dengan khusyu. Jiwa kuat seorang mu’min dan aktivitas yang diridhoi Allah adalah disebabkan oleh hati yang tunduk pada Allah. Karena pergerakan sendi-sendi badan akan senantiasa pada kebaikan dengan pergerakan hatinya yang terpaut pada Allah antara rasa cinta takut dan harap pada Allah.

Berbeda dengan orang munafik, orang munafik berat dalam melaksanakan sholat, manakala sholat tidak berdasarkan ketundukan hati , ketika berperang orang munafik takut pada manusia melebihi takutnya pada Allah dan motifasi untuk dunia semata. Manakala bersedekahpun hanya mencari popularitas dan tangannya pun terbelenggu untuk bersedekah.

Seorang mu’min semestinya menghiasi, mujahadah, murokobah pada hati lebih untuk diutamakan daripada badan sekalipun karena :

  1. Hati anggota badan yang dilihat Allah.
  2. Beresnya anggota badan ditinjau dari baik,lurus dan sehatnya hati.
  3. Hati tempat dilemparkan fitnah atau penyakit . Akan dilemparkan pada setiap hati manusia fitnah, yakni fitnah syahwat dan fitnah subhat. Pada setiap anak manusia yang awam maupun sholeh tak ada yang luput dari fitnah tersebut.  Adapun solusi untuk menangkal fitnah syahwat adalah dengan kesabaran dan untuk menolak fitnah syubhat adalah dengan yakin.
  4. Hati sangat mudah berubah. Hati senantiasa ada dalam 3 kondisi  yang berubah setiap detiknya berlomba dari satu keadaan dengan keadaan yang lain yakni antara hati yang condong pada keburukan, hati yang bimbang dan hati yang istiqomah. Contoh ketika ada berita baik dari kondisi saudara kita terkadang kita tidak turut gembira. Akan tetapi ada sedikit celah keburukan dari saudara kita,serta merta kita menambah-nambah beritanya sehingga  memperparah fitnah tersebut.
  5. Hati tempat tujuan saiton menggoda kita. Saiton bergerak dengan mengikutin aliran darah. Saiton senang dengan orang yang marah,karena orang yang marah akan melakukan pembunuhan, kezholiman dan kata yang tidak pantas , tidak jujur, laknat dan cacian
  6. Tingkatan pahala amal kita salah satunya adalah tingkatan yang ada dalam hati kita. Rasullullah mencaci orang khawarij karena mereka membaca Al-Qur’an tapi tidak sampai pada hatinya.
  7. Ibadah hati lebih tinggi kedudukannya dari ibadah anggota badan. Tidak khusyu anggota badan hingga khusyu hatinya. Tidak lurus iman seseorang sehingga lurus hatinya. Dan tidak lurus hati seseorang sehingga lurus imannya.
  8. Penyakit hati  itu tersembunyi , tidak diketahui kecuali oleh dirinya. Rasulullah pernah bersabda :  Perkara yang paling aku takuti pada diri kalian adalah ria.
  9. Keselamatan seseorang tergantung keistiqomahan hatinya. Karena Seseorang tidak diselamatkan Allah dari siksa kubur, azab akhirat, shirot, hisab kecuali dengan hati yang bersih.

Seorang mu’min hendaknya muhasabah, mujahadah dan muroqobah pada hati bahkan pada amal.   Muhasabah amal diantaranya dilakukan ketika sebelum beramal,ketika beramal dan setelah beramal. Seseorang bisa dalam kondisi berbahaya manakala orang tersebut merasa dirinya bersih dan orang yang hatinya sakit tapi tidak merasakan sakit. Jika demikian maka akan ada pada dirinya sifat takabur dan tidak mengintrospeksi diri atau muhasabah lalu kapan akan dapat menyembuhkan penyakit yang ada pada hatinya yakni dengan mendatangi majlis-majlis ilmu, bergaul dengan orang sholeh untuk mendapat nasihat sebagai terapi penyembuhan terhadap hatinya. Wallahu a’lam

Penulis

Ust. Abu Qatadah -hafidzahullah-

sumber: http://ahsan.tv/

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: